Dewasa Ayu Nganten
Pawiwahan

GamaBali

Aplikasi Dewasa Ayu Nganten atau sering juga disebut dengan Pawiwahan ini merupakan aplikasi Wariga yang didasari oleh TIKA gama bali, yang memungkinkan pemakai aplikasi ini mengetahui dewasa ayu untuk dijadikan pedoman dalam melaksanakan kegiatan Manusa Yadnya Pawiwahan (Makerab Kambe atau Nganten).
Adapun yang menjadi pertimbangan dalam menyusun kalender Bali Online yang berkenaan dengan Dewasa Ayu Nganten (Nikah Adat Bali) adalah Wuku, Sasih, Penganggal/Pangelong, Ingkel, jejepan, Triwara, Tika (kala temah dan kala kingkingan). Untuk pati paten, kala Tampak, kala Mertyu, Naga Naut, Sampar Wangke dan Geni Agung, masih diabaikan, sehubungan dengan proses perumusan. Kedepannya prasyarat tersebut akan segera dijadikan indikator pertimbangan untuk melengkapi pilihan dalam menentukan Dewasa Ayu Nganten.
Secara Umum, Kalender Bali Aplikasi Dewasa Ayu Nganten Berikut ini memberikan pilihan 2 warna yang merupakan gambaran umum dari Padewasan di tanggal bersangkutan.
Warna Merah - menggambarkan bahwa Hari tersebut HALA (buruk) secara wariga dalam melaksanakan ritual pawiwahan
Warna Hijau - menggambarkan bahwa Hari tersebut AYU, baik untuk melaksanakan ritual pernikahan adat bali.

mohon dibaca aturan penggunaan dibawah ini

Wuku

Berdasarkan Wuku, ada 3 (tiga) kelompok wuku yang dihindari dalam memilih dewasa ayu nganten, diantaranya:
Rangda Tiga, yang artinya Cerai dan menjanda/menduda hingga tiga kali.
Carik walangati, carik yang bermakna selesai, masalah keluarga akibat pihak ketiga, fitnah, dan/atau tidak memiliki anak/keturunan.
Tanpa Guru, yang artinya anak/keturunan sering menentang orang tua, seperti tidak memiliki orang tua (guru).
Uncal Balung, yang artinya keluarga yang dibangun bersama (suami-istri dan keturunannya) menemui sengsara, seperti halnya tulang yang dihancurkan.
memberikan tanda (√) pada WUKU, itu artinya wuku-wuku yang HALA (berdampak buruk) diatas, otomatis diberi tanda warna merah.

Sasih

Sasih yang baik untuk melaksanakan upacara perkawinan:
Sasih Katiga (bulan ke-3), banyak anak/keturunan
Sasih Kapat (bulan ke-4), banyak harta dan sahabat
Sasih Kalima (bulan ke-5), banyak rejeki
Sasih Kapitu (bulan ke-7), mendapatkan keselamatan
Sasih Kadasa (bulan ke-10), hidup rukun bahagia

Sedangkan, Sasih yang dihindari diantaranya:
Sasih Kasa (bulan ke-1), anak/keturunan sengsara
Sasih Karo (bulan ke-2), miskin
Sasih Kaenem (bulan ke-6), tiada pasangan, janda/duda
Sasih Kawulu (bulan ke-8), miskin
Sasih Kasanga (bulan ke-9), sengsara, lara-pati
Sasih Jyesta (bulan ke-11), mendapatkan malu
Sasih Sadha (bulan ke-12), kesakitan, sengsara
memberikan tanda (√) pada SASIH, itu artinya semua sasih HALA (berdampak buruk), otomatis diberi warna merah.

Penganggal/Pangelong

Penanggal yang baik untuk melaksanakan upacara perkawinan:
Penanggal 1, Selamat sentosa
Penanggal 2, disayang sanak keluarga
Penanggal 3, banyak anak
Penanggal 5, selamat sentosa
Penanggal 7, hidup bahagia
Penanggal 10, kaya dan disegani
Penanggal 13, hidup senang

Penanggal yang dihindari:
Penanggal 4, janda/duda
Penanggal 6, susah dan sengsara
Penanggal 8, sering mendapatkan halangan
Penanggal 11, kesulitan, sulit mendapatkan kaselamatan
Penanggal 12, hidup sengsara
Penanggal 14, bertengkar, cerai
Penanggal 15, hidup sengsara
memberi tanda (√) pada PANANGGAL, itu artinya Penganggal bernilai buruk diberi tanda warna merah.
tanda (√) pada PANGELONG, itu artinya semua pangelong akan diberi tanda warna merah. alasannya; berdasarkan wariga, pangelong berakibat buruk untuk semua dewasa, menemui sengsara kesakitan dan derita. "Long" bermakna mengurangi hal positif yang sudah ada.

Ingkel, Jejepan, Triwara dan Tika

memberi tanda (√) pada INGKEL, itu artinya ingkel WONG diberi tanda merah
memberi tanda (√) pada JEJEPAN, itu artinya jejepan WONG diberi tanda merah
memberi tanda (√) pada TIKA, itu artinya Tika bernilai HALA serta yang berisikan Kala Temah dan Kala Kingkinangan akan diberi tanda merah.

silahkan masukan TAHUN rencana acara pernikahan (pawiwahan) anda

Wuku Sasih Penanggal Pengelong Ingkel Jejepan Triwara Tika